Propertiland Consulting

Proses peningkatan mutu AJB ke SHM ternyata gampang





Sekalipun AJB pada dasarnya hanyalah merupakan dokumen resmi peralihan hak atas tanah dari pemilik sebelumnya kepada pemilik baru, namun statusnya dapat ditingkatkan menjadi Hak Milik. Namun demikian dibutuhkan waktu yang cukup panjang dan biaya yang tertentu. Untuk itulah, tanah yang statusnya hanya AJB biasanya dijual dengan harga yang relatif murah, bahkan di bawah harga pasar. Jika pemilk tanah dengan status AJB ingin ditingkatkan menjadi SHM, maka harus melalui proses sebagai berikut:

Pemilik tanah terlebih dahulu harus mendapatkan surat pengantar dari kepala desa atau camat setempat yang menyatakan bahwa selama ini tanah tersebut belum pernah disertifikatkan. Selain itu, perlu juga dibuat surat ketengangan dari RT, RW dan kepala desa yang menyatakan bahwa tanah tersebut bebas dari sengketa atau kemungkinan terjadinya sengketa di kemudian hari. Jika tanah AJB yang dimiliki tersebut diperoleh dari proses jual beli dan pemilik lama telah meninggal, maka harus memperoleh tanda tangan persetujuan dari seluruh ahli warisnya. Setelah itu surat pengantar tersebut diajukan ke kantor pertanahan beserta dokumen pendukung lainnya, termasuk AJB yang dimiliki


Petugas kantor pertanahan akan melakukan peninjauan lokasi dan pengukuran tanah guna mendapatkan gambar situasi tanah untuk kemudian disahkan


Setelah diterbitkan gambar situasi tanah, pemilik wajib membayar BPHTB sesuai luas tanah yang tercantum dalam gambar situasi tanah jika BPHTB atas tanah tersebut belum pernah dibayar pada waktu akhad jual beli
Setelah semua biaya yang diperlukan dibayar, panitia di BPN akan melakukan pertimbanganJika semua ketentuan telah dipenuhi dan dinyatakan memenuhi syarat, Kepala Kantor Pertanahan akan mengeluarkan pengumuman dalam jangka waktu sekitar 3 bulan. Setelah itu, hasil pengumuman akan disahkan oleh Kepala kantor pertanahan untuk kemudian diterbitkan sertifikat tanah.


(Dilarang mengutip tulisan tanpa ijin dari penulis Propertiland Consulting)